0

sandi

dulu sewaktu SD dan SMP aku belajar sandi melalui pramuka. mulai dari sandi rumput hingga sandi morse. ketika mulai mau lulus, aku dan teman-teman disuruh pembina utk mengajari adik-adik kelas. hal yang kami tau bahwa kami bisa kok belajar sandi meski masih kecil.

kamu pasti bisa membaca sandiku. sandiku tidak sulit, ia hanya tersembunyi di balik kata

0

durasi rasa

mengenai hari yang berputar pada waktunya, terang akan berakhir dan gelap akan terbangun. suatu ketika gelap akan mengakhiri masanya dan memberi kesempatan pada mentari bersinar kembali. semua pada tatanannya, bergerak terbatasi oleh waktu.

aku, engkau, lalu kita semua memiliki waktu. bahkan kesenangan, kesedihan, juga keberuntungan memiliki waktu. selagi masih di atas kebahagiaan kita pun terbatas waktu, maka jangan sombong. selagi turun menjejak lembah mendaki dinding, kita pun diberi waktu, waktu yg mengantarkan kita kembali ke atas, maka jangan gampang menyerah. namun yang unik adalah durasi waktu tersebut. ibarat hujan ada yg awet ada juga yg sebentar. ada yg senangnya lama namun ada yg sebaliknya justru sedihnya lama. kok bisa? kenapa ya?

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.

 QS Ibrohim ayat 7